DUMAI – H. Jailani resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Unit (DPU) ORGANDA Angkutan Khusus Pelabuhan (ANGSUSPEL) Kota Dumai periode 2026-2031.
Pelantikan kepengurusan baru tersebut berlangsung khidmat di Aula Hotel Grand Zuri Dumai, Kamis (25/6/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta stakeholder pelabuhan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto mewakili Wali Kota Dumai, Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, Ketua DPD ORGANDA Provinsi Riau, unsur Muspida dan Forkopimda Kota Dumai, Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Kapolsek KSKP Polres Dumai, General Manager PT Pelindo Regional 1 Dumai, Kepala KSOP Kelas I Dumai, serta mantan Wali Kota Dumai H. Zulkifli As yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat DPU ANGSUSPEL.
Dalam pidato perdananya usai dilantik, H. Jailani menegaskan bahwa kepemimpinannya akan menjadi momentum kebangkitan dan pembaruan organisasi angkutan pelabuhan di Kota Dumai.
“Ini bukan kemenangan saya pribadi, tetapi kemenangan seluruh perusahaan anggota. Mulai hari ini ANGSUSPEL dilahirkan kembali untuk menjadi mitra strategis Pelabuhan Dumai,” ujar Jailani di hadapan para tamu undangan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, H. Jailani menyampaikan tiga komitmen utama yang akan menjadi fokus kepengurusannya selama lima tahun ke depan.
Komitmen pertama adalah memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, ANGSUSPEL siap bekerja sejalan dengan Pemerintah Kota Dumai, DPRD, aparat kepolisian, KSOP, Pelindo, dan Dinas Perhubungan guna mendukung kelancaran aktivitas logistik pelabuhan.
“Kami tidak ingin lagi berjalan sendiri. Program digitalisasi delivery order (DO), portal online, hingga penataan antrean kendaraan akan kami kawal bersama. Pintu koordinasi kami terbuka 24 jam,” tegasnya.
Komitmen kedua adalah melakukan pembenahan internal organisasi dan peningkatan profesionalisme anggota. Seluruh perusahaan anggota, kata Jailani, diwajibkan memenuhi standar PMKU (Pengusahaan Menuju Keselamatan Utama) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi pelabuhan.
“Truk harus laik jalan, sopir harus santun dan terlatih, serta muatan harus aman. Kita ingin menghapus stigma negatif dan membuktikan bahwa ANGSUSPEL mampu menjadi organisasi yang profesional,” katanya.
Sementara komitmen ketiga adalah memperkuat kontribusi organisasi terhadap pembangunan dan perekonomian Kota Dumai. Jailani berharap ANGSUSPEL dapat dilibatkan secara aktif dalam penyusunan kebijakan sektor logistik dan kepelabuhanan.
“Kami berada di lapangan setiap hari dan memahami persoalan yang terjadi. Jadikan kami mitra strategis, bukan hanya objek aturan. Sekitar 60 persen pergerakan ekonomi Dumai ditopang oleh aktivitas logistik yang kami jalankan,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah dan pelantikan yang berlangsung kondusif. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa perubahan positif bagi sektor transportasi dan logistik di Kota Dumai.
“Pemerintah Kota Dumai menaruh harapan besar kepada ANGSUSPEL. Jika sistem logistik tertib dan efisien, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin baik. Selamat bekerja kepada Ketua dan pengurus yang baru dilantik,” ucap Sugiyarto.
Sementara itu, mantan Wali Kota Dumai H. Zulkifli As yang hadir sebagai Dewan Penasehat mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah tantangan sektor transportasi yang terus berkembang.
“Ketua boleh berganti, tetapi marwah organisasi harus tetap dijaga. Saya siap mendampingi dan memberikan masukan kepada adinda Jailani demi kemajuan ANGSUSPEL dan Kota Dumai,” katanya.
Dengan kepengurusan baru hasil Musyawarah Unit Kerja tahun 2026, DPU ORGANDA ANGSUSPEL Dumai optimistis mampu memperkuat peran angkutan pelabuhan sebagai tulang punggung distribusi barang dan mendukung terwujudnya Pelabuhan Dumai sebagai salah satu pusat logistik unggulan di Indonesia.***