Jalan Soekarno Hatta Retak di Sejumlah Titik, Publik Tunggu Bukti Perbaikan Dinas PU

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:14:52 WIB

DUMAI – Pembangunan Jalan Soekarno Hatta di Kota Dumai yang diharapkan menjadi penunjang kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat kini menjadi sorotan. Pasalnya, keretakan terlihat pada sejumlah segmen jalan yang memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas hasil pekerjaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai akhirnya buka suara. Melalui Kepala Bidang Bina Marga, Yomi Idriansyah, ST, pihaknya memastikan pelaksanaan pembangunan telah mengacu pada ketentuan kontrak kerja dan spesifikasi teknis Direktorat Jenderal Bina Marga.

Yomi menjelaskan, setiap tahapan pekerjaan telah dilaksanakan berdasarkan prosedur yang ditetapkan. Bahkan, untuk memastikan mutu pembangunan, Dinas PU mengaku telah melakukan pengujian terhadap setiap item pekerjaan dengan melibatkan lembaga independen dan perguruan tinggi.

"Pembangunan jalan sudah sesuai prosedur yang diatur dalam kontrak dan spesifikasi Dirjen Bina Marga. Dinas PU juga sudah melakukan pengujian setiap item pekerjaan dengan melibatkan lembaga independen dan perguruan tinggi untuk memastikan kualitas tercapai sesuai spesifikasi," ungkap Yomi.

Namun, munculnya keretakan pada sejumlah bagian jalan tetap menjadi perhatian. Yomi menyebutkan, pihaknya telah melakukan kajian teknis untuk mengetahui penyebab kerusakan tersebut.

Dinas PU juga tengah menyiapkan langkah tindak lanjut berupa perbaikan dengan berpedoman pada hasil kajian dan spesifikasi teknis yang berlaku.

Artinya, penyebab keretakan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan teknis. Publik pun tentu berharap kajian yang dilakukan tidak berhenti sebatas penjelasan, tetapi benar-benar menghasilkan solusi konkret di lapangan.

Erwin Brusli: Apresiasi Pembangunan, Kualitas Jangan Diabaikan

Di tengah sorotan terhadap kondisi jalan tersebut, mantan aktivis 98, Erwin Brusli Sitompul, menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah membangun infrastruktur di Kota Dumai.

Menurutnya, Jalan Soekarno Hatta memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas perekonomian. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus benar-benar memberikan manfaat dan memiliki kualitas yang dapat diandalkan dalam jangka panjang.

"Kita tentu mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Jalan ini memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Harapan kita, pembangunan yang sudah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan memiliki kualitas yang baik," ujarnya.

Meski demikian, Erwin mengingatkan bahwa apresiasi terhadap pembangunan tidak boleh mengesampingkan pengawasan. Terlebih, ketika ditemukan persoalan fisik pada bagian jalan yang telah dibangun.

Ia berharap Dinas PU segera menuntaskan kajian teknis dan mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan bagian pekerjaan yang tidak memenuhi standar.

Erwin juga menilai pelibatan lembaga independen dan perguruan tinggi dalam pengujian pekerjaan merupakan langkah positif. Namun, hasil pengujian tersebut harus benar-benar menjadi dasar evaluasi untuk menjamin kualitas pembangunan.

"Yang terpenting sekarang bagaimana persoalan di lapangan ditangani dengan baik. Jika memang ada bagian yang harus diperbaiki, lakukan sesuai standar teknis. Masyarakat tentu berharap jalan yang dibangun pemerintah bisa digunakan dalam jangka panjang," tegasnya.

Hasil Kajian Jadi Penentu

Keretakan pada sejumlah segmen Jalan Soekarno Hatta kini menjadi pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan Dinas PU Kota Dumai. Masyarakat tentu tidak hanya membutuhkan jalan yang selesai dibangun, tetapi juga infrastruktur yang kuat, aman, dan mampu bertahan sesuai umur rencana.

Penjelasan mengenai kesesuaian pekerjaan dengan kontrak dan spesifikasi teknis menjadi satu hal. Sementara kondisi fisik jalan di lapangan merupakan hal lain yang juga harus dijawab secara transparan.

Publik kini menantikan hasil kajian Dinas PU, termasuk penjelasan mengenai penyebab keretakan dan langkah konkret penanganannya.

Sebab, keberhasilan pembangunan jalan bukan hanya diukur dari selesainya proyek, melainkan dari kualitas dan manfaatnya bagi masyarakat dalam jangka panjang.***

Terkini