Kebakaran Kantor SPBU Perwira Dumai, Dua Orang Terluka

Kamis, 02 April 2026 | 21:46:13 WIB

DUMAI – Kebakaran melanda satu unit kantor SPBU Perwira milik PT Khatulistiwa yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
 

Korban pertama diketahui bernama Deni Zulkarnain (32), seorang pengurus SPBU. Ia mengalami luka bakar pada tangan kanan saat berupaya memadamkan api dan menyelamatkan rekannya. Saat ini korban dirawat di Puskesmas Bagan Besar.
 

Sementara itu, korban kedua bernama Vinda (25), seorang ibu rumah tangga, mengalami patah kaki sebelah kanan serta sesak napas. Ia harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dumai setelah melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.
 

Berdasarkan keterangan saksi, Muhammad Agustian (31), kejadian bermula saat dirinya berada di sekitar kantor SPBU dan mendengar teriakan minta tolong dari lantai dua. Saat naik ke atas, ia mendapati asap tebal telah memenuhi ruangan.
 

Ia kemudian turun mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan kembali ke lantai dua bersama korban Deni untuk mencoba memadamkan api. Di tengah upaya tersebut, Deni berusaha menyelamatkan Vinda yang masih berada di dalam ruangan.
 

Namun, situasi semakin memburuk hingga akhirnya Vinda nekat melompat dari lantai dua dan berhasil ditangkap oleh petugas SPBU yang berada di bawah.
 

Petugas pemadam kebakaran Kota Dumai mengerahkan tiga unit armada dibantu satu unit dari kecamatan untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku selama kurang lebih 50 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.35 WIB.
Akibat kejadian ini, satu unit kantor SPBU hangus terbakar. Hingga saat ini, total kerugian materil masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan.
 

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang diperparah dengan adanya kebocoran tabung gas di ruang kantor lantai dua.
 

Pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta mengevaluasi sistem keamanan di lokasi kejadian.***

Terkini