Keluarga Pelaku Kecelakaan Bukit Datuk Beri Klarifikasi, Tegaskan Tanggung Biaya Korban Sejak Awal

Kamis, 12 Februari 2026 | 01:04:04 WIB

DUMAI — Keluarga pelaku kecelakaan yang terjadi di kawasan Bukit Datuk akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di media sosial. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Ronald selaku perwakilan keluarga, mereka menegaskan bahwa pihak keluarga sejak awal telah bertanggung jawab penuh terhadap korban.
 

Ronald menjelaskan bahwa kabar yang menyebut keluarga pelaku tidak bertanggung jawab adalah tidak benar. Menurutnya, sejak kejadian berlangsung, keluarga langsung mendampingi korban di Rumah Sakit Pertamina dan menanggung seluruh biaya pengobatan.
 

“Sejak awal kejadian, keluarga kami langsung berada di rumah sakit mendampingi korban dan turut bertanggung jawab atas seluruh biaya pengobatan. Dalam waktu dekat, kami juga akan menyertakan bukti kuitansi pembayaran dari rumah sakit sebagai bentuk tanggung jawab kami,” ujar Ronald Rabu (11,2,26) Malam.
 

Ia juga menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menyatakan kesediaan menanggung biaya tanpa menunggu proses klaim Jasa Raharja, yang biasanya memerlukan waktu. Bahkan setelah korban dirujuk ke RS Awal Bros, seluruh biaya lanjutan tetap ditanggung keluarga pelaku.
 

“Ketika disampaikan bahwa pengurusan Jasa Raharja mungkin memakan waktu, orang tua kami langsung menyatakan tidak perlu menunggu pencairan. Kami siap menanggung terlebih dahulu seluruh biaya yang timbul,” tambahnya.
 

Selain tanggung jawab secara materi, Ronald menegaskan bahwa keluarga juga menunjukkan empati kepada keluarga korban dengan terus datang bertakziah ke rumah duka. Namun, pihaknya sengaja menjaga etika dan perasaan keluarga korban yang sedang berduka.
 

“Kami tidak mungkin pada hari pertama langsung membahas persoalan biaya atau hal-hal materi. Kami khawatir justru disalahartikan di tengah suasana duka,” jelasnya.
 

Terkait isu yang menyebut adanya “bekingan polisi” dalam kasus tersebut, Ronald menegaskan pihak keluarga tidak mengetahui asal muasal kabar tersebut dan sangat menyayangkan penyebaran informasi yang tidak benar.
 

“Kami tidak mengetahui dari mana isu itu berasal dan sangat menyayangkan berkembangnya informasi yang tidak benar di masyarakat,” tutup Ronald.
 

Keluarga berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.***

Terkini