DUMAI – Aksi pencurian buah kelapa sawit di wilayah Kelurahan Sungai Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial MYP diamankan saat kedapatan tengah memanen sawit secara ilegal di kebun milik warga.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban berinisial JP (32), yang memergoki langsung pelaku saat melakukan aksinya pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan PU Dumai–Sinaboi, RT 004.
Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, pelaku tertangkap tangan saat sedang memanen buah sawit menggunakan alat dodos.
“Korban bersama saksi melihat langsung pelaku tengah memanen buah sawit miliknya. Saat ditanya, pelaku tidak bisa menunjukkan izin atau kapasitas bekerja di lahan tersebut,” ujar IPTU Apriadi, Selasa (17/3/2026).
Dari hasil interogasi awal di lokasi kejadian, pelaku MYP mengaku tidak bekerja sendiri. Ia menyebut aksinya dilakukan atas perintah seorang pria lain berinisial MK yang kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Setelah kejadian itu, korban melakukan pengecekan dan mendapati sekitar 400 kilogram buah kelapa sawit telah dipanen secara ilegal. Merasa dirugikan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Sembilan.
Menindaklanjuti laporan itu, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda A.H. Tambak, S.H., langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sekitar 400 kilogram buah kelapa sawit dan satu alat dodos yang digunakan untuk memanen.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu pelaku lain berinisial MK yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Kapolsek Sungai Sembilan menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya bagi para petani sawit yang kerap menjadi sasaran tindak kriminal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.***