Tak Hanya Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Dumai Bantu Warga Lewat Pasar Pangan Murah

Kamis, 03 September 2026 | 17:38:07 WIB

DUMAI – Upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat ketahanan warga terhadap bahaya narkotika terus dilakukan Polres Dumai. 

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Dumai menggelar Operasi Pasar Pangan Murah di kawasan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Jalan Cendrawasi, Kelurahan Datuk Laksamana, Kecamatan Dumai Kota, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Penyaluran Bantuan Pangan Beras serta Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digagas pemerintah melalui Perum Bulog.

Dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membeli beras Bulog jenis SPHP dengan harga Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram. Sebanyak 1 ton atau 1.000 kilogram beras, yang terdiri dari 200 sak, disediakan untuk masyarakat.

Antusiasme warga cukup tinggi. Seluruh beras yang disediakan dalam kegiatan tersebut berhasil didistribusikan kepada masyarakat. Untuk menjaga pemerataan, setiap pembeli dibatasi maksimal dua kemasan.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Dumai AKP Gus Purwantoro, S.H., M.M., didampingi Kanit Idik I Ipda Lius Mulyadin, S.H., bersama 10 personel Sat Resnarkoba Polres Dumai.

AKP Gus Purwantoro mengatakan, pasar pangan murah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kebutuhan beras masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau serta turut membantu menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat.

Terlebih, kegiatan digelar di kawasan Kampung Tangguh Anti Narkoba, yang menjadi salah satu wadah untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menurut AKP Gus Purwantoro, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan salah satu upaya untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sat Resnarkoba Polres Dumai berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat.

Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam menghadirkan manfaat nyata bagi warga serta membangun kesadaran bersama untuk mencegah peredaran narkoba.***

Halaman :

Terkini