DUMAI - 13 Oktober 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat pemahaman fundamental bisnis dan mendorong optimalisasi potensi usaha melalui kegiatan Business Fundamental Session: Empowering Regional as Business Owner and Growth Engine bersama Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Drajat Sulistyo, yang berlangsung di Ruangan Selat Malaka, Lantai 7A, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan pegawai Pelindo Group wilayah Medan, para Executive General Manager/ General Manager termasuk Executive General Manager Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting. Sesi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman insan Pelindo terhadap fundamental bisnis sekaligus mendorong peran regional sebagai pemilik bisnis (business owner) dan penggerak pertumbuhan perusahaan (growth engine).
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan perspektif mengenai pentingnya pola pikir bisnis dalam menjalankan operasional perusahaan, mengidentifikasi peluang usaha, mengoptimalkan aset, serta meningkatkan produktivitas dan penciptaan nilai tambah bagi perusahaan.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting, menyampaikan bahwa penguatan fundamental bisnis menjadi aspek penting dalam mendorong setiap regional agar mampu mengembangkan potensi wilayah kerja secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan perusahaan.
“Melalui kegiatan Business Fundamental Session ini, kami semakin memperkuat pemahaman bahwa regional tidak hanya berperan dalam memastikan kelancaran operasional dan kualitas pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga harus mampu melihat peluang bisnis, mengoptimalkan pemanfaatan aset, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan demikian, setiap potensi yang dimiliki wilayah kerja dapat memberikan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Jonatan.
Ia menambahkan bahwa Pelindo Regional 1 Dumai memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas kepelabuhanan dan perekonomian wilayah, sehingga diperlukan pemahaman bisnis yang menyeluruh, inovasi, serta kolaborasi yang kuat dalam mengembangkan peluang usaha dan meningkatkan daya saing pelabuhan.
Menurutnya, penerapan perspektif bisnis perlu menjadi bagian dari pola pikir seluruh insan Pelindo. Setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target operasional, tetapi juga mempertimbangkan efektivitas, efisiensi, optimalisasi sumber daya, serta kontribusi terhadap kinerja perusahaan.
Melalui penguatan kapasitas dan pola pikir berorientasi bisnis, Pelindo Regional 1 Dumai berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi kepelabuhanan, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta mendukung pertumbuhan Pelindo secara berkelanjutan.***