JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polda Riau di tingkat nasional. Berkat torehan prestasi di enam kategori penilaian, Polda Riau berhasil meraih Juara Umum Klaster 3 Program Ketahanan Pangan Polri Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam kegiatan Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta, Selasa malam (11/8/2026).
Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, predikat juara umum tersebut merupakan hasil akumulasi nilai dari seluruh kategori yang diikuti Polda Riau. Nilai yang diraih menjadi yang tertinggi dibandingkan Polda lain yang tergabung dalam Klaster 3.
“Alhamdulillah, Polda Riau meraih Juara Umum Klaster 3. Capaian ini merupakan akumulasi dari prestasi yang diraih pada berbagai kategori. Ini menjadi bukti kerja bersama seluruh jajaran dalam mendukung dan mengimplementasikan program ketahanan pangan,” ujar Akmadi, Rabu (12/8/2026).
Enam prestasi yang mengantarkan Polda Riau menjadi juara umum yakni Juara II Penambahan Lahan dan Produksi Jagung, Juara II Serapan Jagung Bulog, serta Juara I Manajemen Media Polda.
Prestasi juga diraih jajaran kewilayahan. Polres Indragiri Hulu berhasil menyabet Juara III Kategori Manajemen Media Polres.
Sementara itu, di kategori inovasi, Polda Riau meraih Juara II Kategori Inovasi Polda, sedangkan Polres Kuantan Singingi keluar sebagai Juara I Kategori Inovasi Polres.
“Enam capaian tersebut kemudian terakumulasi dalam penilaian akhir dan menempatkan Polda Riau sebagai peraih nilai tertinggi sekaligus Juara Umum Klaster 3,” jelas Akmadi.
Secara nasional, Program Ketahanan Pangan Polri dibagi dalam tiga klaster. Polda Jawa Timur menjadi Juara Umum Klaster 1, Polda Kalimantan Barat Juara Umum Klaster 2, dan Polda Riau menjadi Juara Umum Klaster 3.
Menurut Akmadi, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Riau hingga tingkat Polres, bersama pemerintah daerah, Bulog, kelompok tani dan berbagai pemangku kepentingan.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut bukan sekadar soal penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus memperkuat program ketahanan pangan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semangatnya bukan berhenti pada penghargaan, tetapi bagaimana Polri ikut mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Akmadi.***